Nenek 78 Tahun Hamil 7 Bulan, Hasil USG Menunjukkan Hasil Berbeda

Nenek 78 Tahun Hamil 7 Bulan, Hasil USG Menunjukkan Hasil Berbeda

Beberapa saat lalu seorang nenek di bogor bernama Manih (78) dikabarkan sedang mengandung dengan usia kandungan yang menginjak bulan ke tujuh. Hal yang unik lainnya adalah selisih usia dengan suaminya Ade yang berumur 28 tahun yang artinya selisih umur mereka adalah 50 tahun.

Pasangan ini pun sangat bahagia, apalagi nenek ini sudah dua kali menikah dan belum pernah memiliki anak.

Akan tetapi hasil pemeriksaan dari dinas kesehatan kabupaten bogor dengan USG menunjukkan hasil berbeda. Tidak ada tanda-tanda kehamilan pada Manih sehingga masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Padahal sebelumnya pernah diperiksa di bidan sekitar rumahnya dan dikatakan sedang hamil, saat itu katanya sudah tiga bulan, dan selama ini pun sudah diperiksa di bidan selama tiga kali.

Secara ilmiah, mayoritas seorang wanita yang memasuki usia menopause tidak bisa memiliki anak lagi.

Sejumlah peneliti di Amerika menyuarakan bahwa kemungkinan untuk hamil dan punya bayi di atas umur 40 tahun, masih betul-betul mungkin.

Ungkapan itu disajikan Dr Jamie Grifo, direktur program New York University Medical Center, Dr Grifo telah menolong banyak perempuan yang mengandung di umur 40-an, malahan ada yang 50 tahun.

Dia malahan juga pernah menangani perempuan 46 tahun yang hamil berkat program pembekuan sel telor yang ia lakukan sewaktu umur 42 tahun.

Fertilitas atau masa subur menurun sesudah umur 35 tahun. Di umur 40 tahun, kehamilan tanpa bantuan teknologi cuma berkisar 10 persen, sesudah 45 turun di angka 1 persen.
Tetapi perkembangan teknologi makin cepat dan membikin kemungkinannya jadi lebih meningkat.

Angka kelahiran di New York berkisar antara 28 persen sesudah umur 40, 18 persen di umur 42, dan berdasarkan Dr Grifo kurang dari dua persen dikala berusia di atas 44 tahun.
Berdasarkan American Society of Reproductive Medicine, pembekuan sel telor dianggap sebagai hal yang standar, tidak lagi sekedar bersifat ekperimental.

Kesuburan beranjak dari di umur berapa sel itu dibekukan, bukan di ketika umur hamil.
Misalkan pembekuan dikerjakan ketika umur 35, dan kemudian hamil di umur 45 tahun, karenanya hakekatnya kans untuk hamil merupakan sama dengan ketika melaksanakan donor.
Kemungkinannya menempuh 50 persen.
Walaupun tak ada jaminannya, teknologi yang cepat seperti disajikan para spesialis dengan sistem pembekuan sel telor memberi kans pada mereka yang sedangkan telah berusia di atas 40 tahun dapat hamil dan melahirkan lagi.

Bagaimana apabila kini telah berusia di atas 40 tahun, tetapi belum pernah membekukan sel telor?
Menurut studi yang dilaporkan oleh The New England Journal of Medicine, donor sel telor yang dikasih pada perempuan di umur 40 kans untuk mempunyai bayi sama dengan ketika ia berusia 20 tahun.

 

Baca Juga : Bahaya Microsleep

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *