Perbedaan Bitcoin dan Bitcoin Cash Yang Wajib Anda Ketahui

Anda mungkin telah mengenal bitcoin sebagai salah satu uang virtual yang paling diminati oleh masyarakat netizen. Pamor bitcoin beberapa tahun belakangan ini mulai meningkat seiringan dengan melonjaknya harga bitcoin yang mampu menembus lebih dari $7.000 per koinnya. Padahal diawal peluncurannya bitcoin tak sampai mencapai harga $10 per koinnya. Peningkatan harga bitcoin ini menunjukkan bahwa bitcoin benar – benar mampu menjadi pengganti uang moneter yang lebih dulu beredar. Dikarenakan uang ini berbentuk digital dan memiliki sistem jaringan yang cukup rumit tentu saja sesekali terjadi hard fork.

Hard fork sendiri merupakan perubahan yang dilakukan terhadap core bitcoin karena node didalam jaringan bitcoin tidak bisa memvalidasi block baru. Intinya saat hard fork terjadi maka sistem bitcoin tak berjalan sebagaimana mestinya. Untuk itulah diterbitcan bitcoin cash baru – baru ini agar transaksi dengan mata uang virtual bisa berjalan maksimal walau terjadi hard fork. Anda tentu penasaran dengan perbedaan dari bitcoin dan bitcoin cash. 

Ukuran Blok

Perbedaan pertama yang bisa ditemukan dari keduanya ialah besarnya blok yang bisa ditambang oleh miner jauh lebih besar. Jika bitcoin hanya mampu menampung 1MB saja maka ukuran blok milik bitcoin cash mampu mencapai 8MB. Blok pertama yang ditambang dari bitcoin cash berasal dari kelompok asal Beijing. Mereka mampu mengumpulkan blok hingga 1.915MB. nilai ini bahkan dua kali lebih besar dari blok bitcoin sebagai pendahulunya.

Keamanan

Keunggulan lainnya dari bitcoin cash ialah sangat aman bahkan saat terjadi hard fork. Hard fork ini cukup mempengaruhi bitcoin sebab jaringannya menjadi tidak stabil. Bitcoin juga bisa mengalami replay attacks hingga kasus split. Biasanya saat akan terjadi hard fork transaksi bitcoin akan dihentikan sementara waktu. Nah disinilah bitcoin cash menjadi salah satu uang virtual pendukung bitcoin. Anda bisa menarik bitcoin cash saat transaksi bitcoin mengalami traffic.

Segwit

Segwit merupakan singkatan dari segregated witness yang bertujuan untuk perbaikan perangkat lunak. Segwit mampu mengupdate kode lama tanpa menimbulkan split. Segwit pada bitcoin cash jauh lebih besar ketimbang pada bitcoin. Adanya bitcoin cash ini juga mengundang spekulasi bahwa dimasa depan bitcoin cash mampu berada I level yang sama dengan bitcoin.

Nilai

Perbedaan lainnya tentu saja dari nilai kedua mata uang tersebut. Walau bitcoin cash tergolong mata uang virtual yang belum lama diluncurkan namun bitcoin cash mampu masuk dalam 10 besar mata uang virtual yang paling banyak diperdagangkan. Bitcoin cash kini memiliki nilai kapitalisasi pasar sekitar lebih dari $3,5 miliar. Bitcoin mampu mencapai nilai kapitalisasi pasar hingga $100 miliar.

Uang Virtual Di Masa Depan

Uang virtual banyak mendapatkan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat di berbagai belahan dunia. Keutamaan uang digital ini jelas yakni memberikan kenyamana dan kecepatan dalam bertransaksi. Tak hanya mampu membayar tagihan belanja online saja nyatanya uang virtual bisa dipakai untuk membayar pajak hingga asuransi. Rata – rata jaringan bitcoin mampu menyelesaikan tujuh transaksi tiap detiknya. Adanya bitcoin cash membantu untuk mengurangi masa tunggu transaksi yang tak bisa dihandle oleh bitcoin.

Beberapa negara memang tidak menjamin transaksi uang virtual ini seperti Indonesia. Bank Indonesia dengan jelas tak bertanggung jawab atas segala transaksi yang menggunakan uang digital. Biarpun begitu pengguna bitcoin di Indonesia sendiri meningkat seiring tingginya permintaan atas uang digital ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *